"Jangan membuat kita bertemu pada ruang dimensi yang sama"
"Memangnya kenapa?"
"Aku gamau kita merasakan sakit yang bersamaan"
"Maksudnya?"
"Jika kita bertemu pada satu waktu yang sama, aku bisa pastikan kita akan sama-sama tersakiti, secara tak langsung"
"Aku gapaham. Bukankah kita bisa saling berbahagia pada waktu yang sama?"
"Tidak. Bisa jadi aku akan menyakiti dia. Dan aku akan tersakiti oleh kamu. Dan kamu akan sangat merasa bersalah terhadap dia. Dan akhirnya kita akan tersakiti oleh setiap kenyataan ini. Sekarang kau paham bukan maksudku?"
Lalu kita terdiam bersama, hening, mencerna setiap kata yang terdengar mencoba memahami apa maksud semesta...
Bersambung....
-afn-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar